Deepfake dan Hoaks: Ancaman Baru bagi Demokrasi Indonesia
Bayangkan ketika kita melihat video presiden tiba-tiba mengumumkan kebijakan yang kontroversial, atau mengajukan statement yang rancu. Semua terlihat jelas dan nyata. Kita langsung marah, membagikannya ke grup WhatsApp keluarga, share di medsoa, dan dalam hitungan jam video itu viral. Tapi kemudian, ternyata itu palsu—hasil rekayasa teknologi AI bernama deepfake. Sayangnya, kepanikan menyebar, opini publik terpecah, dan kepercayaan pada institusi mulai runtuh. Inilah realitas baru dan berbahaya yang kita hadapi. Deepfake, teknologi yang bisa membuat video palsu sangat realistis. Cukup dengan beberapa foto dan video asli, seseorang bisa membuat tokoh publik atau siapapun "mengatakan" atau "melakukan" hal yang tidak pernah mereka ucapkan atau tidak pernah mereka lakukan, atau lebih parahnya lagi tidak senonoh. Dan yang paling mengerikan, teknologi AI tersebut berkembang secara pesat yang dimana mata kita hampir tidak bisa membedakan mana yang asli dan mana yang palsu....